Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)↗ se-Kabupaten Bangka mengikuti sosialisasi mengenai pengelolaan air limbah dapur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka bersama instansi terkait untuk memastikan setiap dapur SPPG menerapkan sistem pengelolaan limbah yang sesuai ketentuan.
Dalam sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai tata cara pengolahan air limbah hasil aktivitas dapur agar tidak mencemari lingkungan. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan saluran pembuangan, pemanfaatan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga pentingnya menjaga kebersihan area dapur sebagai bagian dari standar operasional SPPG.
Baca Juga: Dapur MBG Rampal Celaket Malang Tetap Beroperasi Selama Libur Sekolah↗
Pemerintah Kabupaten Bangka menilai pengelolaan limbah menjadi aspek penting dalam operasional dapur MBG. Selain menghasilkan makanan yang bergizi dan aman dikonsumsi, setiap SPPG juga diharapkan mampu menjalankan aktivitasnya tanpa memberikan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, para pengelola SPPG juga diberikan kesempatan berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan setiap dapur dapat menerapkan sistem pengelolaan limbah yang lebih baik dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Baca Juga: Membaca Pergeseran Makna Relawan di Dapur SPPG↗
Pemerintah daerah menegaskan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap operasional SPPG, termasuk dalam aspek sanitasi dan pengelolaan limbah. Langkah ini dilakukan untuk mendukung keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
source: SPPG Se-Kabupaten Bangka Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Air Limbah Dapur↗

