Banyak masyarakat bertanya-tanya kenapa mal mal besar jakarta dan Surabaya belakangan ini mendadak dipasangi pagar besi yang cukup tinggi di sekeliling areanya [1]. Fenomena ini pertama kali viral di media sosial setelah beberapa pusat perbelanjaan ternama di kedua kota metropolitan tersebut membatasi akses pedestrian langsung dari jalan raya [1][2]. Berbagai spekulasi pun bermunculan di kalangan publik, mulai dari kekhawatiran akan isu keamanan hingga perubahan regulasi tata kota [8].
Untuk meredakan kebingungan publik, berikut adalah ulasan mendalam mengenai alasan di balik pemasangan pagar tinggi tersebut, regulasi yang mendasarinya, serta dampaknya bagi para pengunjung.
---
Deretan Pusat Perbelanjaan yang Memasang Pagar Tinggi
Pemasangan pagar tinggi ini tidak terjadi di satu atau dua tempat saja, melainkan di beberapa pusat perbelanjaan besar yang sangat populer. Menariknya, mal-mal yang memasang pagar ini berada di bawah pengelolaan manajemen yang sama, yaitu PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) [1].
Beberapa mal yang terpantau memasang pagar tinggi antara lain [1]:
- Pakuwon Mall Surabaya
- Tunjungan Plaza (Surabaya)
- Royal Plaza (Surabaya)
- Pakuwon City Mall (Surabaya)
- Mal Kota Kasablanka (Kokas) (Jakarta Selatan)
Keputusan serentak ini langsung menarik perhatian netizen dan memicu diskusi hangat di platform digital seperti Instagram dan TikTok karena dinilai mengubah estetika fasad mal yang biasanya terbuka dan ramah pedestrian [1][2].
---
Kenapa Mal Mal Besar Jakarta dan Surabaya Dipasang Pagar? Ini Alasannya
Untuk meredam spekulasi yang berkembang liar di masyarakat, Direktur Marketing Pakuwon Group sekaligus Direktur PT Pakuwon Jati Tbk, Sutandi Purnomosidi, akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait urgensi langkah ini [1]. Pemasangan pagar tinggi ini dilakukan karena beberapa faktor utama:
1. Peningkatan Keselamatan dan Manajemen Lalu Lintas
Alasan utama pemasangan pagar, khususnya di Pakuwon Mall Surabaya, adalah untuk meningkatkan keselamatan (safety) pengunjung [5]. Hal ini menyusul adanya perubahan arus lalu lintas di sekitar area luar mal [5]. Dengan adanya pagar pembatas yang jelas, pejalan kaki tidak bisa menyeberang atau memotong jalan sembarangan yang dapat membahayakan diri mereka sendiri maupun pengendara kendaraan bermotor.
2. Penertiban Transportasi Online dan Parkir Liar
Masalah klasik di sekitar mal besar adalah menumpuknya ojek online (ojol) dan taksi yang melakukan drop-off atau menunggu penumpang di bahu jalan utama. Pemasangan pagar ini memaksa proses naik-turun penumpang dilakukan di dalam area lobi mal yang telah disediakan, sehingga mengurangi kemacetan parah di jalan raya sekitar mal.
3. Menepis Isu Keamanan dan Potensi Rusuh
Sebelum adanya klarifikasi resmi, banyak warga yang khawatir bahwa pagar tinggi ini dipasang sebagai antisipasi terhadap potensi kerusuhan atau demonstrasi besar di kota-kota besar [8]. Namun, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serta Kementerian Perdagangan (Kemendag) secara tegas menepis isu miring tersebut [3][8]. Pemasangan ini murni untuk ketertiban operasional dan keselamatan publik, bukan karena adanya ancaman keamanan nasional [8].
---
Kontroversi Ruang Publik dan Respons Pemerintah
Meskipun tujuannya demi ketertiban, langkah memagari area luar mal ini tidak lepas dari kritik pedas. Di Jakarta, pemasangan pagar di Mal Kota Kasablanka (Kokas) menuai perhatian dari para tokoh publik dan pemerintah daerah.
Salah satu kritik datang dari Pramono Anung, yang menilai bahwa pemasangan pagar tinggi tersebut dapat mengubah estetika serta wajah ruang publik Jakarta yang selama ini diupayakan agar lebih terbuka dan ramah pejalan kaki [7]. Ia bahkan sempat meminta agar pagar-pagar tersebut dibongkar kembali demi menjaga aksesibilitas ruang publik yang inklusif [7].
Di sisi lain, perdebatan ini menunjukkan betapa dinamisnya dinamika perkotaan di Indonesia saat ini. Komunitas perkotaan, termasuk generasi muda, kini semakin kritis dalam menyoroti tata ruang kota serta program-program kesejahteraan masyarakat. Menariknya, kepedulian sosial anak muda tidak hanya terbatas pada tata ruang, tetapi juga program pemerintah lainnya seperti gizi anak sekolah, yang dibahas secara mendalam dalam artikel Gen Z Puas dengan MBG: Mengapa Generasi Muda Paling Pendukung Program Makan Bergizi Gratis?↗.
---
Surabaya sebagai Rumah dari Mal Terbesar di Indonesia
Banyak orang mengira bahwa mal terbesar di Indonesia berada di Jakarta. Padahal kenyataannya, predikat mal terluas di tanah air dipegang oleh Pakuwon Mall yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur [4][6].
Mengapa Surabaya memiliki mal yang begitu raksasa bahkan mengalahkan Jakarta? Hal ini disebabkan oleh tingginya minat dan kebutuhan masyarakat Surabaya ("arek-arek Suroboyo") terhadap pusat perbelanjaan terintegrasi sebagai destinasi hiburan utama di tengah cuaca kota yang cenderung panas [6]. Mal di Surabaya tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai pusat rekreasi keluarga, kuliner, hingga tempat bersosialisasi.
Saat menghabiskan waktu luang di area food court yang megah atau kafe di dalam mal terbesar ini, para pengunjung sering kali bersantai sambil mencari hiburan digital melalui gawai mereka. Tidak jarang, sebagian dari mereka memanfaatkan koneksi internet mal untuk memantau informasi terkini seperti LIVE DRAW HK HARI INI↗ untuk mengisi waktu luang di tengah hiruk-pikuk pusat perbelanjaan.
---
Kesimpulan
Fenomena pemasangan pagar tinggi di mal-mal besar Jakarta dan Surabaya merupakan langkah taktis dari pengelola untuk mengatasi masalah lalu lintas, menertibkan transportasi online, serta menjamin keselamatan pejalan kaki [5]. Meski sempat memicu kekhawatiran akan isu keamanan, pihak pengelola dan asosiasi pengusaha telah memastikan bahwa tidak ada ancaman keamanan yang melatarbelakangi kebijakan ini [3][8].
Bagaimana menurut Anda? Apakah pemasangan pagar ini membuat area mal terasa lebih aman dan tertib, atau justru mengurangi keindahan estetika kota yang terbuka? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar!
---
Sources
[1] Mengapa Mal-mal Besar di Jakarta-Surabaya Mendadak ... — https://www.facebook.com/tribunnews/videos/mengapa-mal-mal-besar-di-jakarta-surabaya-mendadak-dipasangi-pagar-tinggisejumla/905695625368896/ [2] Tribunnews.com on Instagram: "Mengapa Mal-mal Besar di ... — https://www.instagram.com/reel/Dbddcr1iALT/ [3] Mengapa Banyak Mal Kini Dipagari? Pengusaha dan ... — https://money.kompas.com/read/2026/07/31/155622026/mengapa-banyak-mal-kini-dipagari-pengusaha-dan-mendag-beri-penjelasan [4] Mall terbesar di indonesia ternyata lokasinya bukan di jakarta ... — https://www.instagram.com/reel/DXlqO3aEZgy/?hl=en [5] Mengapa Mal-mal Besar di Jakarta-Surabaya Mendadak ... — https://www.instagram.com/p/DbdYAm8DdNE/ [6] Kenapa Mall terbesar di Indonesia ada di Surabaya — https://www.youtube.com/shorts/gGpykZM0QsY [7] Mengapa Mal-Mal di Surabaya Mendadak Dipagari? Mulai ... — https://koran-jakarta.com/2026-08-02/mengapa-mal-mal-di-surabaya-mendadak-dipagari-mulai-isu-keamanan-hingga-efek-domino-ke-jakarta [8] Mal di Jakarta dan Surabaya Mendadak Dipagar Tinggi ... — https://nomorsatukaltim.disway.id/polhukam/read/77763/mal-di-jakarta-dan-surabaya-mendadak-dipagar-tinggi-publik-khawatir-rusuh-appbi-dan-apindo-menepis

