Tindakan tegas gubernur pramono anung tegur berbagai instansi dan oknum di Jakarta menjadi bukti komitmennya dalam menjaga ketertiban serta kenyamanan warga ibu kota. Sebagai Gubernur DKI Jakarta ke-18 yang menjabat sejak 20 Februari 2025 di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto [4], Pramono Anung terus berupaya mengevaluasi kinerja jajarannya. Ia tidak segan untuk mengambil tindakan disipliner demi memastikan pelayanan publik berjalan dengan optimal [3].
Langkah ini mendapat apresiasi dari masyarakat luas yang mendambakan perubahan nyata di Jakarta. Berikut adalah beberapa momen penting ketika sang gubernur memberikan teguran keras demi ketertiban ibu kota.
Momen Ketegasan Gubernur Pramono Anung Tegur Dirut MRT Jakarta
Salah satu langkah berani yang diambil oleh Pramono Anung adalah menegur Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta [5][6]. Teguran keras ini dilayangkan terkait adanya kebijakan sepihak mengenai kenaikan tarif sewa kios-kios pedagang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan [5]. Kios-kios tersebut dikelola bekerja sama dengan salah satu koperasi setempat [6].
Gubernur menilai kenaikan tarif yang mendadak ini sangat memberatkan para pelaku usaha kecil yang menggantungkan mata pencaharian mereka di sana. Di tengah ketatnya persaingan ekonomi, transparansi dan keadilan tarif sewa sangatlah krusial. Bagi sebagian masyarakat urban yang kerap memantau perkembangan data digital, keakuratan informasi sama pentingnya dengan memantau perkembangan angka statistik harian seperti DATA HK 2026↗. Kebijakan tarif dari MRT Jakarta ini pun langsung dievaluasi agar tidak merugikan para pedagang kecil.
Teguran Terhadap Pemasangan Pagar Tinggi di Gedung dan Mal
Selain masalah tarif sewa, estetika serta keterbukaan tata kota Jakarta juga tidak luput dari perhatian sang gubernur. Pramono Anung secara khusus menyoroti maraknya pemasangan pagar yang terlalu tinggi di sejumlah mal, gedung perkantoran, hingga kawasan properti di Ibu Kota [2].
Menurutnya, pembatasan fisik yang berlebihan tersebut memberikan kesan eksklusif dan seolah-olah Jakarta berada dalam kondisi yang tidak aman [2]. Ia mengimbau agar pemilik gedung tidak berlebihan dalam memasang pengamanan karena Jakarta saat ini berada dalam kondisi yang aman dan kondusif [2]. Langkah ini diambil guna menciptakan lingkungan kota yang lebih ramah sosial, terbuka, dan inklusif bagi seluruh warga.
Sopir Jaklingko yang "Judes" dan Ugal-ugalan Ikut Ditertibkan
Sektor transportasi publik juga menjadi fokus utama pembenahan Pemprov DKI Jakarta. Gubernur meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk menegur keras para sopir Jaklingko yang dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya [7].
Pramono mengaku sering menerima keluhan langsung dari masyarakat mengenai perilaku pengemudi Jaklingko di jalan raya. Beberapa keluhan yang masuk antara lain [7]:
- Sopir mengemudi dengan ugal-ugalan dan saling mengebut di jalan raya.
- Sopir bersikap tidak ramah atau "judes" kepada para penumpang.
- Adanya sopir yang membawa serta anggota keluarga seperti istri, anak, atau saudaranya di kursi depan saat sedang menarik penumpang.
Di era modern ini, kemudahan layanan publik yang ramah sangatlah penting bagi warga kota yang sibuk. Sama seperti pengguna internet yang mendambakan kepuasan instan saat mencari hiburan digital seperti situs SLOT GACOR↗ terpercaya di kala senggang, pengguna transportasi umum pun mendambakan kenyamanan serta keramahan tanpa hambatan selama di perjalanan.
Sikap Ksatria Meminta Maaf Terkait SDN 09 Kebayoran Lama Selatan
Tidak hanya tegas dalam menegur pihak lain, Pramono Anung juga menunjukkan sikap kepemimpinan yang transparan dan ksatria [3]. Pada Rabu, 22 Juli 2026, ia secara terbuka meminta maaf kepada publik karena baru mengetahui kondisi bangunan SD Negeri (SDN) 09 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, yang roboh dan dibiarkan tanpa perbaikan selama dua tahun [1].
Saat pertama kali ditanya oleh awak media mengenai kondisi sekolah dasar tersebut, ia memang belum menerima laporan lengkap sehingga menjawab apa adanya [1]. Namun, setelah mengetahui fakta di lapangan, ia langsung meminta maaf dan berkomitmen untuk segera menuntaskan masalah infrastruktur pendidikan tersebut demi keselamatan para siswa [1].
Kesimpulan
Berbagai teguran yang dilayangkan oleh Gubernur Pramono Anung menunjukkan adanya fungsi pengawasan yang berjalan aktif di DKI Jakarta. Mulai dari urusan sewa kios MRT, tata estetika kota, kenyamanan transportasi umum, hingga perbaikan sarana pendidikan, semuanya dievaluasi demi kesejahteraan warga. Selain itu, ia juga terus mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang dapat memicu ketidakstabilan di ibu kota [8].
Bagaimana pendapat Anda mengenai ketegasan kepemimpinan di Jakarta saat ini? Mari kita kawal bersama pembangunan kota kita tercinta demi masa depan yang lebih baik!
Sources
[1] Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf karena ... (2 weeks ago) — https://www.facebook.com/KOMPAScom/videos/gubernur-dki-jakarta-pramono-anung-meminta-maaf-karena-baru-mengetahui-kondisi-s/1070508872205693/ [2] Gubernur Pramono Tegur Mal-Perkantoran Pasang Pagar ... (7 days ago) — https://www.inilah.com/gubernur-pramono-tegur-mal-perkantoran-yang-pasang-pagar-tinggi-jangan-berlebihan-jakarta-aman [3] Gubernur Jakarta Pramono Anung Akui Tegur Sejumlah ... (5 months ago) — https://www.youtube.com/watch?v=C8kgyOSbzU [4] Pramono Anung - Wikipedia bahasa Indonesia ... — https://id.wikipedia.org/wiki/PramonoAnung [5] Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegur Direktur ... (11 months ago) — https://www.facebook.com/tvOneNews/posts/gubernur-dki-jakarta-pramono-anung-menegur-direktur-utama-dirut-pt-mrt-jakarta-t/809135981768763/ [6] Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegur Direktur ... (11 months ago) — https://www.instagram.com/p/DOIdzQNFNEv/ [7] Pramono Anung Minta Dishub Tegur Sopir Jaklingko yang ... (29 Oct 2025) — https://www.kompas.tv/regional/626348/pramono-anung-minta-dishub-tegur-sopir-jaklingko-yang-judes-itu-tidak-profesional [8] Pramono Anung Blak-blakan Soal Jakarta Sebagai Gubernur ... (1 month ago) — https://www.instagram.com/reel/DZosiInvVae/?hl=en

